Legenda Buaya Tembaga

Menurut cerita dahulu kala di teluk Baguala terdapat seekor
buaya besar, panjangnya kira-kira 5 meter dan warna kulitnya kuning sehinga
oleh penduduk di sana lalu diberi nama “Buaya Tembaga.”

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Buaya Tembaga tersebut tidak pernah memangsa hewan lain.
Namun, sebaliknya ia selalu menolong ikan-ikan, hewan-hewan lainnya dan selalu
melindungi mereka dari hewan buas. Keberadaannya Buaya Tembaga terdengar sampai
pesisir selatan Pulau Baru. Hewan yang berada di Pulau Baru hidup dalam
ketakutan karena ada seekor Ular besar yang selalu memangsa hewan-hewan.

Akhirnya, mereka mengirim utusan untuk meminta bantuan
kepada Buaya Tembaga. Yang diutus adalah seekor Ikan, Ikan tersebut harus
menempuh perjalanan yang cukup jauh dari tempat tinggalnya. Sang Ikan pun
sampai di kediaman Buaya Tembaga.

‘’ Buaya Tembaga yang baik hati, aku datang dari Pulau Baru
untuk meminta bantuanmu.’’ Ujar sang Ikan.

‘’ Apa yang bisa aku bantu?’’ jawab Buaya Tembaga.

Baca Juga:

Kisah Lutung Kasarung

Kisah Jaka Tarub Dan Tujuh Bidadari

Kisah Timun Mas dan Raksasa

Legenda I Laurang Sang Manusia Udang – Sulawesi Selatan

‘’ Selama ini kami hidup dalam ketakutan karena ada seekor
Ular besar yang melingkar pada pohon. Pohon tersebut melingkar pada pohon dan
melintang pada aliran air yang biasa kami gunakan. Hidup kami menjadi tidak
tenang. Kami sangat memohon kepada mu untuk membantu mengusir Ular tersebut.’’
ujar Ikan menjelaskan.

Tanpa berpikir panjang, Buaya Tembaga langsung mengabulkan
permintaan utusan tersebut. akhirnya, mereka pergi bersama-sama ke Pulau Baru.
Buaya Tembaga harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. Sesampainya ia disana,
ia dipersilahkan untuk istirahat dan dijamu dengan sangat baik.

Keesokan harinya, Buaya Tembaga diantar oleh seluruh
Ikan-ikan menuju sang Ular. Pada saat sampai ditempat tujuan, Buaya Tembaga
mulai waspada. Ia semakin mendekat pada Ular tersebut. ternyata, Ular sudah
memperhatikannya dan menjulurkan kepalanya. Dalam sekejap sang Ular pun
langsung melilit tubuh Buaya Tembaga dengan sekuat tenaga. Namun, Buaya Tembaga
tenang dan mengumpulkan tenaganya untuk membalas serangan sang Ular.