Kura-kura dan sepasang itik |
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Seekor kura-kura, yang kamu tahu selalu membawa rumahnya di
belakang punggungnya, dikatakan tidak pernah dapat meninggalkan rumahnya, biar
bagaimana keras kura-kura itu berusaha. Ada yang mengatakan bahwa dewa Jupiter telah
menghukum kura-kura karena kura-kura tersebut sangat malas dan lebih senang
tinggal di rumah dan tidak pergi ke pesta pernikahan dewa Jupiter, walaupun
dewa Jupiter telah mengundangnya secara khusus.
Setelah bertahun-tahun, si kura-kura mulai berharap agar
suatu saat dia bisa menghadiri pesta pernikahan. Ketika dia melihat
burung-burung yang beterbangan dengan gembira di atas langit dan bagaimana
kelinci dan tupai dan segala macam binatang dengan gesit berlari, dia merasa
sangat ingin menjadi gesit seperti binatang lain. Si kura-kura merasa sangat
sedih dan tidak puas. Dia ingin melihat dunia juga, tetapi dia memiliki rumah
pada punggungnya dan kakinya terlalu kecil sehingga harus terseret-seret ketika
berjalan.
Suatu hari dia bertemu dengan sepasang itik dan menceritakan
semua masalahnya.
“Kami dapat menolongmu untuk melihat dunia,” kata
itik tersebut. “Berpeganglah pada kayu ini dengan gigimu dan kami akan
membawamu jauh ke atas langit dimana kamu bisa melihat seluruh daratan di
bawahmu. Tetapi kamu harus diam dan tidak berbicara atau kamu akan sangat
menyesal.”
Kura-kura tersebut sangat senang hatinya. Dia cepat-cepat
memegang kayu tersebut erat-erat dengan giginya, sepasang itik tadi
masing-masing menahan kedua ujung kayu itu dengan mulutnya, dan terbang naik ke
atas awan.
Saat itu seekor burung gagak terbang melintasinya. Dia
sangat kagum dengan apa yang dilihatnya dan berkata:
“Kamu pastilah Raja dari kura-kura!”
“Pasti saja……” kura-kura mulai berkata.
Tetapi begitu dia membuka mulutnya untuk mengucapkan
kata-kata tersebut, dia kehilangan pegangan pada kayu tersebut dan jatuh turun
ke bawah, dimana dia akhirnya terbanting ke atas batu-batuan yang ada di tanah.
Jadi pembelajaran yang dapat kita teladani dari dongeng
kura-kura dan sepasang itik ini adalah Rasa ingin tahu yang bodoh dan kesombongan dapat menyebabkan
kesialan.
Eksplorasi konten lain dari PRAKATA.ID
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.