Di sebuah desa, tinggallah seorang pria bernama Jaka dan
juga keluarganya. Jaka memiliki seorang istri dan 3 anak yang harus diberinya
makan. Sayangnya saat itu sedang musim hujan dan sudah lebih dari satu minggu
hujan tidak berhenti. Karena hujan, Jaka tidak bisa bekerja untuk membeli makanan
untuk anak dan istrinya, persediaan makanan pun sudah habis dan tidak cukup
untuk hidup besok-besoknya.
Istri Jaka menghampiri suaminya dengan membawa lima buah
kentang, katanya makanan di dapur tinggal itu saja dan tidak ada yang lain.
Jaka kemudian menyuruh istrinya untuk memberikan kentang tersebut pada anaknya,
dan ia akan keluar untuk mencari bahan makanan meski sedang hujan.
Ketika hendak keluar rumah, pintu rumah Jaka pun
diketuk oleh seorang pengemis. Melihat pengemis yang renta dan kelaparan
membuat Jaka tidak tega dan memberikannya lima buah kentang yang disimpannya
untuk anak-anaknya. Pengemis tersebut menerima 4 buah kentang dari Jaka dan
memberikan 1 sisanya kepada Jaka. Ia menyuruh Jaka untuk memberikan 1 buah
kentang tersebut kepada anak-anaknya.
Setelah pengemis pergi, secara ajaib 1 buah kentang yang
dipotong tersebut setiap potongannya akan menghasilkan 5 buah kentang yang
baru, begitu seterusnya. Alhasil keluarga Jaka tidak lagi kekurangan makanan,
bahkan ia bisa menanam sisa kentang untuk jadi bahan panennya nanti, dan
sisanya ia berikan kepada tetangga-tetangganya.
Sungguh cerpen di atas bisa menjadi contoh bahwa bahkan
ketika kita sedang kesusahan pun, jika membantu orang lain pasti akan ada
balasannya yang berkali lipat dalam bentuk apapun. Oleh karena itu pesan yang
bisa dipetik adalah jangan segan untuk membantu orang lain yang sedang
kesusahan dan berusaha sebisa mungkin membantu orang lain sesuai dengan
kemampuannya.
Eksplorasi konten lain dari PRAKATA.ID
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.