![]() |
| Kelinci yang menantang kura-kura berlomba lari |
Kisah Antara Kelinci dan Kura-kura
Dahulu kala ada seekor kelinci yang memiliki kaki kuat
sehingga larinya bisa sangat cepat. Karena kemampuan larinya yang sangat cepat
ia pun jadi kelinci yang congkak dan sombong. Suatu hari karena tidak suka
dengan sifat sombong yang dimiliki si kelinci, seekor kura-kura pun menantang
kelinci untuk lomba lari.
Padahal, kura-kura adalah hewan yang jalannya lambat karena
kakinya kecil dan ia pun harus menggendong rumahnya kemanapun ia pergi. Kelinci
yang sombong pun setuju untuk berlomba lari dengan kura-kura. “Bagaimana bisa
ia mengalahkanku dengan jalannya yang lambat begitu”, pikir kelinci. Akhirnya
mereka pun sepakat menentukan jalan yang akan digunakan untuk berlari.
Perlombaan lari pun dimulai, banyak hewan yang penasaran
ingin melihat hasil perlombaan unik tersebut, banyak juga yang mendukung
kura-kura karena mereka juga tidak suka dengan sifat kelinci yang sombong. Si
monyet pun ditunjuk untuk jadi wasitnya. Begitu lomba lari dimulai, kelinci pun
langsung melesat jauh meninggalkan kura-kura.
Karena merasa masih punya banyak waktu dan jarak yang cukup
jauh, belum sampai garis finish si kelinci memutuskan untuk tidur
siang dulu di pinggir jalan. Di sisi lain, kura-kura terus sekuat tenaga untuk
berlari sampai ke garis finish dan kelinci pun tidak sadar kalau
dirinya sudah disalip kura-kura karena keasikan tidur. Akhirnya kura-kura pun
memenangkan perlombaan dan membuat kelinci kaget minta ampun. Kura-kura yang
menang mendapat sorak sorai dari hewan yang lain sedangkan kelinci pulang
dengan tertunduk malu.
Pesan Moral
Kisah tentang kelinci dan kura-kura ini merupakan
fabel yang memiliki pesan moral bahwa menjadi orang tidak boleh sombong dan
menyepelekan lawan hanya karena memiliki satu keunggulan dibandingkan yang
lainnya. Selain itu pesan moral yang juga bisa diambil adalah dari sisi
kura-kura dimana meski ia sadar ia tidak bisa mengalahkan kelinci dalam hal
kecepatan namun ia tidak gentar dalam menghadapi tantangan dan tidak mudah
menyerah meski sejak awal hasilnya lari si kelinci bisa membuat jarak antara mereka
jadi sangat jauh. Akhirnya, kerja keras dan sikap pantang menyerah yang bisa
menang dan bukannya kesombongan.
Eksplorasi konten lain dari PRAKATA.ID
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
