Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Dua orang berjalan mengembara bersama-sama melalui sebuah
hutan yang lebat. Saat itu tiba-tiba seekor beruang yang sangat besar keluar
dari semak-semak di dekat mereka.
Salah satu pengembara, hanya memikirkan keselamatannya dan
tidak menghiraukan temannya, memanjat ke sebuah pohon yang berada dekat
dengannya.
Pengembara yang lain, merasa tidak dapat melawan beruang
yang sangat besar itu sendirian, melemparkan dirinya ke tanah dan berbaring
diam-diam, seolah-olah dia telah meninggal. Dia sering mendengar bahwa beruang
tidak akan menyentuh hewan atau orang yang telah meninggal.
Temannya yang berada di pohon tidak berbuat apa-apa untuk
menolong temannya yang berbaring. Entah hal ini benar atau tidak, beruang itu
sejenak mengendus-endus di dekat kepalanya, dan kelihatannya puas bahwa
korbannya telah meninggal, beruang tersebutpun berjalan pergi.
Pengembara yang berada di atas pohon kemudian turun dari
persembunyiannya.
“Kelihatannya seolah-olah beruang itu membisikkan
sesuatu di telingamu,” katanya. “Apa yang di katakan oleh beruang
itu”
“Beruang itu berkata,” kata pengembara yang
berbaring tadi, “Tidak bijaksana berjalan bersama-sama dan berteman dengan
seseorang yang membiarkan dan tidak menghiraukan temannya yang berada dalam
bahaya.”
Jadi pembelajaran yang dapat kita teladani dari dongeng dua
orang pengembara dan seekor beruang ini adalah Teman yang baik adalah seseorang
yang tidak membiarkan dan tidak menghiraukan temannya yang berada dalam bahaya.
Eksplorasi konten lain dari PRAKATA.ID
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.