Info terupdate
SISI LAIN REALITA
Indeks

Cerita Dongeng Keledai Bodoh dan Anjing Kesayangan Tuannya

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Di suatu masa, hiduplah seekor keledai yang tuannya memiliki
seekor anjing juga. Anjing ini merupakan kesayangan tuannya dan sering menerima
banyak tepukan, belaian dan kata-kata manis, beserta makanan enak yang langsung
berasal dari piring tuannya. Setiap hari 
anjing ini akan berlari menyambut tuannya, bermain-main dengan gembira,
melompat naik ke pangkuan tuannya sambil menjilati tangan dan wajah tuannya.

Semua ini disaksikan oleh sang keledai dengan rasa cemburu.
Walaupun ia mendapatkan makanan yang cukup, ia tetap harus bekerja keras;
disamping itu, tuannya jarang memperhatikan sang keledai.

Sekarang sang Keledai yang iri hati, memiliki gagasan konyol
untuk mengambil hati tuannya, dan mencoba bertindak seperti anjing tuannya.
Jadi suatu ketika, ia meninggalkan kandangnya dan masuk ke rumah dengan
bersemangat.

Melihat tuannya yang sedang makan di meja makan, ia lalu
menendang-nendangkan kakinya ke atas, dengan ringkikan parau, melompat-lompat
dan berlari mengelilingi meja makan. Lalu ia pun meletakkan kedua kaki depannya
di pangkuan tuannya dan menjilatkan lidahnya ke wajah tuannya, persis seperti
apa yang biasanya di lakukan oleh sang Anjing. Tetapi karena berat, keledai dan
tuannya jatuh bergulingan di atas piring-piring yang pecah dan jatuh dari meja.

Tuannya yang terkejut dengan kelakukan aneh sang Keledai,
berteriak minta tolong, dan tidak lama kemudian beberapa pelayan datang. Saat
melihat betapa berbahayanya tindakan sang Keledai terhadap tuannya, mereka
mengambil kayu dan mengusir keledai itu keluar kembali ke kandangnya. Di
sanalah sang Keledai duduk dan menyesali kebodohannya yang hanya membawa
pukulan di tubuhnya.

Jadi pembelajaran yang dapat kita teladani dari dongeng
Keledai Bodoh dan Anjing Kesayangan Tuannya ini adalah Janganlah menyimpan rasa
iri hati terhadap siapapun juga, karena semuanya telah mendapat bagian
masing-masing dari Sang Pencipta.


Eksplorasi konten lain dari PRAKATA.ID

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.