Info terupdate
SISI LAIN REALITA
Indeks

Suri Ikun dan Dua Burung

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Di Pulau Timor, ada seorang petani yang memiliki empat belas
anak, tujuh laki-laki dan tujuh perempuan. Hasil kebun mereka tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhan hidup karena sering dirusak babi hutan. Petani itu pun
menugaskan anak laki-lakinya untuk menjaga kebun. Namun, hanya ada satu anaknya
yang pemberani, yaitu Suri Ikun.

Suatu malam, kakak tertua mengajak Suri Ikun mencari gerinda
milik ayahnya di tengah hutan. Namun saat mencari, Suri Ikun ditinggal sendiri
di tengah hutan. Lalu, Para hantu hutan menangkap Suri Ikun. Mereka mengurung
Suri Ikun di dalam gua. Pada gua itu ada celah kecil, membuat sinar matahari
bisa masuk. Karena kurus, para hantu memberi Suri Ikun makanan agar lekas
gemuk. Setelah gemuk, barulah Suri Ikun akan mereka mangsa.

Suatu hari, Suri Ikun melihat dua ekor anak burung
kelaparan. Ia pun memberi mereka makanan. Singkat cerita, burung-burung itu
tumbuh besar dan kuat. Mereka ingin membalas jasa Suri Ikun. Kedua burung itu
menyerang para hantu. Lalu, mereka menerbangkan Suri Ikun ke daerah aman. Di
lokasi itu, burung-burung tersebut menciptakan istana. Di sanalah Suri Ikun
hidup dengan bahagia. Itulah balasan bagi Suri Ikun yang baik dan mau berbagi.

 


Eksplorasi konten lain dari PRAKATA.ID

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.