Info terupdate
SISI LAIN REALITA
Indeks

Cerita Rakyat : Asal Usul Gunung Merapi

Gunung Merapi

Cerita Rakyat : Asal Usul Gunung Merapi 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Hanya beberapa bagian saja dari pulau Jawa yang dihuni oleh
manusia secara berkelompok dan hidup berpindah-pindah dikarenakan kondisi
alamnya yang tidak ramah.

Manusia penghuni pulau Jawa yang jumlahnya masih sedikit ini
tidak mengetahui bahwa kondisi pulau Jawa saat itu miring ke selatan.

Pulau Jawa Miring

Kemiringan pulau Jawa mulai membuat khawatir para dewa di
kahyangan.

Mereka khawatir seisi pulau Jawa akan tenggelam ke laut
selatan.

Tidak hanya manusia yang akan tenggelam, tapi juga
binatang-binatang liar.

Para dewata akhirnya berunding guna mencari solusi
permasalahan ini.

Setelah sekian lama berunding, akhirnya para dewata sepakat
untuk menggunakan Gunung Jamurdwipa sebagai pemberat pulau Jawa.

Para dewa berencana untuk memindahkan Gunung Jamurdwipa ke
tengah-tengah pulau Jawa agar kondisi tanahnya menjadi seimbang.

Para dewa kemudian memberitahu mahluk-mahluk gaib penghuni
Gunung Jamurdwipa untuk pindah, karena Gunung Jamurdwipa akan diangkat dan
dipindahkan ke pulau Jawa.

Begitu pula dengan wilayah pulau Jawa di bagian tengah, para
dewa mengutus Dewa Panyarikan dan Batara Narada untuk memberitahu penghuni
tempat tersebut agar pindah.

Mpu Permadi dan Mpu Rama Menolak Pindah

Di bagian tengah pulau Jawa, yang berupa hutan belantara,
tinggal dua orang empu ahli pembuat keris bernama Mpu Permadi dan Mpu Rama.

Keduanya saat itu tengah membuat keris.

Saat Dewa Panyarikan dan Batara Narada menemui Mpu Permadi
dan Mpu Rama, kedua utusan para dewa tersebut merasa takjub dengan keahlian
membuat keris kedua empu.

Mereka mencampur berbagai jenis logam menggunakan tangan kosong,
memilinnya dan menempanya hingga menggumpal tanpa bantuan alat apapun.

Hebatnya lagi, kedua tangan empu tersebut sama sekali tidak
terbakar api panas yang menyala-nyala.

Saat utusan para dewa memberitahu agar kedua empu segera
pindah, kedua empu tersebut menolaknya.

Mereka beralasan bahwa pembuatan keris harus dikerjakan
hingga selesai, jika tidak maka keselamatan umat manusia akan terancam.

Dewa Panyarikan menjelaskan bahwa kondisi pulau Jawa telah
miring jadi lokasi tersebut harus segera dikosongkan untuk ditanam Gunung
Jamurdwipa sebagai penyeimbang.

Namun Mpu Permadi dan Mpu Rama tetap menolak permintaan para
dewa.

Setelah sekian lama adu mulut, perkelahian pun tidak dapat
dihindarkan.

Dewa Panyarikan dan Batara Narada menyerang kedua empu
dengan dibantu oleh para prajurit kahyangan.

Mpu Permadi dan Mpu Rama pun melawan dengan mengerahkan
segala kesaktian mereka.

Pertempuran ini berlangsung lama dan berlarut-larut
mengingat kesaktian Mpu Permadi dan Mpu Rama ternyata mampu mengimbangi
kesaktian utusan para dewa.

Asal Usul Gunung Merapi

Sementara di kahyangan, Batara Guru merasa kesal dengan
keadaan ini.

Jika dibiarkan berlarut-larut maka pulau Jawa akan tenggelam
ke laut selatan.

Akhirnya Batara Guru memerintahkan Dewa Bayu untuk
memindahkan Gunung Jamurdwipa ke tengah pulau Jawa tanpa memperdulikan
keselamatan Mpu Permadi dan Mpu Rama.

Berangkatlah Dewa Bayu ke selatan.

Dengan kesaktiannya, Dewa Bayu meniup Gunung Jamurdwipa
hingga terbang melayang-layang diangkasa dan jatuh tepat di tengah pulau Jawa.

Mpu Permadi dan Mpu Rama tewas seketika tertimpa Gunung
Jamurdwipa.

Karena telah berani menentang para dewata untuk pindah dari
tempat tersebut, roh Mpu Permadi dan roh Mpu Rama tidak diterima di alam baka.

Jadilah kedua empu tersebut menjadi penunggu Gunung. Inilah
asal usul gunung Merapi.

Meski telah tewas, kesaktian kedua empu tersebut masih ada.

Keris yang tengah dikerjakan keduanya, masih mengeluarkan
nyala api.

Bara api tersebut tidak dapat dipadamkan kecuali oleh kedua
empu tersebut.

Lama-kelamaan bara api terus membesar dan membakar bebatuan
dan tanah gunung Merapi hingga membuat sebuah lubang besar.

Hingga kini lubang tersebut telah menjadi kawah gunung
Merapi.


Eksplorasi konten lain dari PRAKATA.ID

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.